Tingkat Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Anggrek Indonesia di Pasar Jepang

  • Harniati Harniati Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Jl. Aria Surialaga No.1 Pasirjaya, Kota Bogor
  • Ahmad Syariful Jamil Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Jl. Jambi-Palembang Km 16, Kab. Muara Jambi
Keywords: anggrek, ECI, daya saing, RSCA

Abstract

Sebagai negara dengan tingkat biodiversitas terbesar kedua di dunia, Indonesia memiliki potensi florikultura yang melimpah. Potensi tersebut antara lain potensi agroklimat, keragaman jenis, lahan, teknologi dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor anggrek Indonesia di pasar Jepang. Data perdagangan (ekspor) anggrek Indonesia dengan kode pos tarif/ HS 0602 digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Revealed Symmetry Comparative Advantage (RSCA) dan Export Competitiveness Index (ECI) masing-masing digunakan untuk menganalisis keunggulan komparatif dan kompetitif. Indonesia memiliki pangsa ekspor lebih rendah dibandingkan dengan negara eksportir lainnya. Indeks RSCA menunjukkan bahwa Indonesia bersama dengan negara eksportir lainnya tidak memiliki keunggulan komparatif di pasar anggrek Jepang. Relatif tidak berdaya saingnya negara eksportir tersebut secara komparatif mengindikasikan bahwa pasar anggrek Jepang relatif kompetitif. Berbeda halnya dengan keunggulan komparatif, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa anggrek Indonesia memiliki daya saing kompetitif dalam berkompetisi dengan negara eksportir lainnya. Untuk meningkatkan daya saing anggrek Indonesia diperlukan pengembangan sistem informasi khsusnya dalam melakukan promosi ke pasar tujuan. Promosi yang gencar diperlukan untuk menciptakan peluang pasar baru bagi anggrek Indonesia.

References

Aprilia R, F. (2015). Posisi Daya Saing Dan Spesialisasi Perdagangan Lada Indonesia Dalam Menghadapi Globalisasi (Studi Pada Ekspor Lada Indonesia Tahun 2009-2013). Jurnal Administrasi Bisnis, 27(2), 1–7.

Balassa B. (1965): Trade liberalization and “revealed” comparative advantage. The Manchester School, 33: pp. 99–123.

Bustami, B. R. dan Hidayat, P. (2013). Analisis Daya Saing Produk Ekspor Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 2(1), 56-71.

Ganichan, D. P., Pokhrel, A. R. Pratap, M., and Lama, P. (2009). Current Status of Cut Flower Business in Nepal. Kathmandu University Journal of Science Engineering and Technology, Vol 6(1): 87-98.

Harahap, S. R. (2013). Deteksi Dini Krisis Nilai Tukar Indonesia: Identifikasi Periode Krisis Tahun 1995-2011. Economics Development Analysis Journal, 2(4): 318-328.

Kementerian Pertanian. (2015). Outlook Anggrek. Jakarta: Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian

Lindung, L., & Jamil, A. S. (2018). Posisi Daya Saing Dan Tingkat Konsentrasi Pasar Ekspor Karet Alam Indonesia Di Pasar Global. Jurnal AGRISEP : Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 17(2), 119–128. https://doi.org/10.31186/jagrisep.17.2.119-128

Nugroho, G. D., Aditya., D. K., dan Suratman. (2018). Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb), Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, Vol.4(2): 195-201.

Fandani, H. S., Mallomasang, S.N. dan Korja, I.N. (2018) Keanekaragaman Jenis Anggrek pada Beberapa Penangkaran di Desa Ampera dan Desa Karunia Kecamatan Palopo Kabupaten Sigi. Jurnal Warta RImba, 6(3): 14-20.

Putra, H. T. F., Muhaimin, A. W. dan Suhartini. (2015) The Competitiveness Analysis of Indonesia’s Tobacco in The International Market. Habitat, Vol 26(1): 57-60.

Saptana. (2010). Tinjauan konseptual mikro-makro daya saing dan strategi pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro_Ekonomi, Vol23(1):1-8.

Sari, D.S., dan Tety, E. (2017). Export Competitiveness Analysis of Coffee Indonesia in the World Market. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis. Vol.14(1): 105-114.

Sugiyarto L, Umniyatie S dan Henuhili V. (2016). Keanekaragaman anggrek alam dan keberadaan mikoriza anggrek di Dusun Turgo Pakem, Sleman Yogyakarta. Jurnal Sains Dasar, Vol.5 (2) 71-80.

Tambunan, T. T. H. (2004). Globalisasi dan Perdagangan Internasional, Bogor Selatan, Ghalia Indonesia.

Tupamahu, Y. M. (2015). Analisis Daya Saing Ekspor Cengkeh Indonesia di Kawasan Asean dan Dunia. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan, Vol 8(1):27-35.

United Nation Commodity Trade (UN Comtrade. (2019). International Trade Statistics Database. https://comtrade.un.org/

Widiastoety, D., Solvia, N. dan Soedarjo. (2010). Potensi Anggrek Dendrobium dalam Meningkatkan Variasi dan Kualitats Anggrek Bunga Potong. Jurnal Litbang Pertanian, 29(3): 101-106.

Published
2020-04-06