Klasifikasi dan Rekomendasi Aspek Kelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) di Provinsi Kalimantan Selatan

  • Retno Hermawan Widyasiwara, Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Kalimantan Selatan, Indonesia

Abstract

This research is an evaluation research on P4S ability class. P4S capability classes are rated through 5 components; (a) Learning Infrastructure, (b) Institutional, (c) Organizing Training / Commerce, (d) Manpower, and (e) Agribusiness Business Development. The purpose of this paper is to know P4S institutional ability classes, and provide recommendations for improving aspects of P4S ability classes. Purposive sampling method with descriptive data analysis. When the study was conducted from March 6 to May 15, 2020. The results showed that there were 5 Beginner Classes, 13 Associate Classes and 2 Main Classes. P4S South Kalimantan region needs to be improved in aspects a) Institutional, related to the job description of management and AD ART, b) Organizing Training / Apprenticeship, training material has not been physically proven and low frequency & intensity of organizing training / apprenticeship, c) Agribusiness Business Development, it is necessary to foster increased agricultural production in order to be able to export, increase business networks with entrepreneurs and increase training networks so that they can work together with educational institutions and other stakeholders.

References

Anwas, O. M. (2013). Pengaruh Pendidikan Formal, Pelatihan, Dan Intensitas Pertemuan Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, Vol. 19(1): 50-62.

BBPP Binuang. (2019). Laporan Kegiatan Klasifikasi P4S Tahun 2019.

Febriani, P. W. (2012). Hubungan Antara Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dengan Efektivitas Kerja Pengurus Koperasi Pegawai Negeri di Jakarta Timur. Universitas Negeri Jakarta.

Hikmawati, G. W. M. N. (2018). Model Bisnis Agrofarm Cianjur (Studi Kasus Kelompok Tani Agro Segar pada P4S Agrofarm Cianjur Desa Ciherang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat). Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(2).

Marwansyah. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Kedua. Alfabeta.

Nugroho. (2010). Pembangunan Kelembagaan Pinjaman Dana Bergulir Hutan Rakyat. JMHT, Vol.16(3): 118-125.

Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia. (2016). Pedoman Pembinaan Kelembagaan Pelatihan Pertanian Swadaya. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Kementerian Pertanian.

Prasetyono, D. W. (2019). Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani Sebagai Pilar Pemberdayaan Petani. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 2, 1285–1293. https://doi.org/10.37695/ pkmcsr.v2i0.458

Putri, I. W., Fatchiya, A., & Amanah, S. (2016). Pengaruh Pelatihan Non Teknis terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian BP4K di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Jurnal Penyuluhan, 12(1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i1.11318

Raharjo, S. (2012). Pengaruh Metode, Materi, Dan Trainer Terhadap Keberhasilan Pelatihan Otomotif Pada Upt Blk Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Kudus. Universitas Muria Kudus.

Rahayu, Y. M. (2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Ketersediaan Sarana Prasarana Terhadap Nilai Pelanggan Dan Implikasinya Pada Kepuasan (Suatu Survei Pada Peserta Pelatihan Di Bapelkes Bandung Dalam Pelayanan Pelatihan). Thesis.

Saputri, Y., Purwito, L., & Widianto, E. (2019). Pengaruh Kompetensi Fasilitator Dan Hasil Belajar Peserta Pelatihan Keluarga Sehat. Jurnal Pendidikan Nonformal, 14(1), 22. https://doi.org/10.17977/um041v14i1p22-36.

Setiawan, M. I. dan Djudawinata, A. N. G. (2016). Peran Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya (P4s) Dalam Pengembangan Pemuda Pedesaan (Studi Kasus di P4S Tani Mandiri Desa Cibodas Kec. Lembang Kab. Bandung Barat). Jurnal Agricore, 1(2).

Solihin dan Setiawan, E. W. I. (2019). Kinerja Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya Berbasis Pesantren di Jawa Barat. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 5(2), 304–315. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Wahyudhiana. (2017). Pengaruh Pendidikan, Pengalaman Kerja, Frekuensi Pelatihan Dan Sertifikasi Profesional Terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Negeri Purbalingga Tahun 2017. Project Report. http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/4848

Yuse, A. P., Jamaris, J., & Ismaniar, I. (2018). Penerapan Pembelajaran Orang Dewasa oleh Instruktur Pelatihan Keterampilan Menjahit di SPNF SKB Lima Puluh Kota. Spektrum: Jurnal Pendidikan Luar.

Published
2020-10-26